Kasus Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Meninggal Berakhir Damai

Minggu, 19 Mei 2024 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon – Kasus dugaan polisi menganiaya Saiful Abdullah (51), warga Desa Kuta Gelumpang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara hingga tewas berakhir damai. Keluarga korban juga sudah mencabut laporan di Mapolres Lhokseumawe dan Polda Aceh.

Putra Bayu, kuasa hukum keluarga korban, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/5/2024) menyebutkan, Noviana anak korban menyatakan mencabut kuasa hukumnya. Pasalnya, kasus itu sudah berakhir damai dengan penyerahan uang Rp 300 juta dari polisi ke keluarga korban.

“Kami sudah hubungi lagi Noviana, soal ada dugaan intervensi kasus itu sehingga berakhir damai. Namun, tidak bisa dihubungi lagi,” katanya

Selain itu, sambung Putra, tim kuasa hukum dari perwakilan Tim Hotman Paris 911 Provinsi Aceh, telah mendatangi keluarga korban.

“Hasil tatap muka langsung, keluarga telah menerima santunan sebesar Rp 300 juta. Sehingga kasus itu sudah damai, tidak ada lagi proses hukum,” terangnya. Dia menyebutkan, dengan begitu kasus tersebut dianggap selesai.

“Kami tegaskan, kami tidak lagi bagian dari tim kuasa hukum. Segala tindak tanduk keluarga dan konsekuwensi hukum ke depan, di luar tanggungjawab kami,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Saiful diduga tewas karena dianiaya oleh oknum polisi dari satuan narkoba Polres Aceh Utara. Polisi membantah tuduhan itu.

Baca Juga:  Mensos Risma janji bangun sumur bor di Aceh Utara, atasi air bersih langka

Sebelum tewas, Saiful ditangkap di Desa Blang Mee, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada 29 April 2024 karena diduga terlibat peredaran narkotika.

Belakangan keluarga menebus Saiful dengan uang Rp 50 juta. Saiful dilepas dan menghembuskan napas terakhirnya tak lama kemudian.

Uang Rp 50 juta dikembalikan ke keluarga. Polisi dari Polres Aceh Utara membantah seluruh tuduhan keluarga Saiful. Polisi mengklaim tidak ada pemukulan dan pemerasan terhadap Saiful dan keluarganya. (*)

Berita Terkait

Pj Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Sosial dari Pj Gubernur Aceh
Danrem Lilawangsa perangi peredaran narkoba di Aceh
176 Pasangan suami istri Lansia Aceh Utara Ikut Isbat Nikah
Mensos Risma janji bangun sumur bor di Aceh Utara, atasi air bersih langka
Harga Getah Karet di Aceh Utara Naik mencapai Rp 11.500 per kilogram
Polisi Aceh Utara Amankan 2 Sepeda Motor yang Dibawa oleh Pria Gangguan Jiwa
Duda di Aceh Utara Tewas Gantung Diri, Karena Liat Wanitanya Dibonceng Pria Lain
Wanita di Aceh Utara Dibogem Mantan Suami, Pelaku Geram Lihat Anak Dipukul
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:15 WIB

Pj Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Sosial dari Pj Gubernur Aceh

Senin, 10 Juni 2024 - 18:16 WIB

Danrem Lilawangsa perangi peredaran narkoba di Aceh

Rabu, 29 Mei 2024 - 22:06 WIB

176 Pasangan suami istri Lansia Aceh Utara Ikut Isbat Nikah

Rabu, 29 Mei 2024 - 21:57 WIB

Mensos Risma janji bangun sumur bor di Aceh Utara, atasi air bersih langka

Senin, 20 Mei 2024 - 16:35 WIB

Harga Getah Karet di Aceh Utara Naik mencapai Rp 11.500 per kilogram

Minggu, 19 Mei 2024 - 03:40 WIB

Kasus Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Meninggal Berakhir Damai

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:54 WIB

Polisi Aceh Utara Amankan 2 Sepeda Motor yang Dibawa oleh Pria Gangguan Jiwa

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:28 WIB

Duda di Aceh Utara Tewas Gantung Diri, Karena Liat Wanitanya Dibonceng Pria Lain

Berita Terbaru