Kalau Venue Belum Rampung, PON XXI Aceh-Sumatera Utara Harus Diundur

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan pembangunan arena PON di Pidie, Aceh (ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh)

i

Kawasan pembangunan arena PON di Pidie, Aceh (ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh)

Banda Aceh, – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tinggal dua bulan lagi digelar. Tapi, saat PON XXI sudah begitu dekat, sebagian besar venue untuk pertandingan ternyata belum rampung pembangunannya. Beberapa pihak prihatin dengan kondisi itu. Mereka mengusulkan agar PON XXI diundur.

“Ini seperti buah simalakama. Kalau dijalankan bakal ala kadarnya dan itu tentu berdampak pada keselamatan dan kenyamanan atlet dalam bertanding,” kata Ledia Hanifa Amalia, anggota Komisi X DPR RI.

Menurut Ledia Hanifa, Komisi X sudah membahas tentang lambatnya persiapan PON XXI Aceh-Sumut. Termasuk belum rampungnya pembangunan mayoritas venue. Dari pembahasan itu muncul rekomendasi untuk mengundur jadwal pelaksanaan PON XXI 2024 yang direncanakan digelar pada 8-20 September mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di internal Komisi X sudah dibahas tentang itu. Ada usulan untuk diundur. Sebab, beberapa waktu lalu kami melakukan peninjauan di Sumut dan ternyata venue belum selesai semua,” ujar legislator dari PKS tersebut.

Saran untuk mengundur pelaksaan PON XXI juga datang dari tokoh sepak bola nasional, I Gede Widiade. Mantan bos Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya itu menilai seharusnya saat ini venue sudah bisa digunakan.

Baca Juga:  Kasdim 0101/KBA Hadiri Pembukaan Sosialisasi Jiwa Semangat Nilai-Nilai Juang 1945

“Idealnya tiga bulan sebelum PON XXI digelar, harus ada tes event, tes venue. Paling lambat satu bulan sebelumnya. Tapi, ini ternyata banyak venue yang belum rampung,” kata Gede.

Dikutip dari laman KONI, disebutkan bahwa mayoritas venue memang belum rampung. Terkhusus di Aceh saja, pekerjaan renovasi dan pembangunan kembali venue PON XXI di Kota Banda Aceh yang terdiri dari 12 venue yang dikerjakan Kementerian PUPR, rata-rata progresnya berada di angka 55-60 persen.

Bahkan, ada venue yang pengerjaannya masih di bawah 50 persen. Seperti Stadion H. Dimurthala (progres 49,31%), Lapangan Tenis Jasdam (progres 44,94%), dan Lapangan Tenis Polda (progres 36,49%).

Kondisi di Sumut pun tak jauh berbeda. Bahkan, Stadion Utama Sumut progres pembangunannya baru pada angka 53 persen. Padahal, PON XXI 2024 sudah dua bulan lagi digelar. PON XXI 2024 dijadwalkan 8-20 September 2024.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh akan Gelar Upacara HUT RI ke-79 di Blang Padang Banda Aceh

“Dalam dua bulan, akan sangat berat melihat kondisi saat ini bisa selesai pengerjaannya,” ujar Gede.

Tokoh olahraga asal Jawa Timur itu tidak asal bicara. Gede memang sarat pengalaman terkait infrastruktur olahraga. Sebab, dia mengelola beberapa lapangan sepak bola di beberapa kota besar di Indonesia.

“Kalau PON dipaksakan, ada banyak hal yang dikorbankan. Anggaran dan juga keselamatan atlet. Risiko bagi atlet cukup besar. Persiapan mereka bakal tak terarah jika dipaksakan bertanding di venue yang belum siap,” papar Gede.

Kalau infrastruktur belum siap, Gede menyebut solusinya adalah menunda pelaksaan PON XXI 2024. “Solusinya memang hanya satu, diundur,” sebutnya.

Diundur bukan dibatalkan. Dengan diundur, maka tuan rumah punya waktu yang cukup untuk menyelesaikan venue.

Selain itu, juga punya waktu untuk menggelar tes event dan tes venue. Dengan begitu, saat PON XXI digelar, semua venue benar-benar aman dan nyaman untuk bertanding.

“Tentunya agar PON lebih terarah bagi pencapaian para atlet yang bertanding,” ujar Gede. (*)

Berita Terkait

Bersatu dalam Semangat Juang, Kodim KBA Mantapkan Persiapan Hari Pahlawan 2025
Bendera Bintang Bulan Warnai Aksi Demo Aliansi Rakyat Aceh di DPRA
Ada Demo Berlangsung di Banda Aceh Hari ini
MPU Aceh ajak masyarakat santun sampaikan pendapat dan demo jangan anarkis
Pemkot Banda Aceh lunasi 100 persen utang RSUD Meuraxa
Semarak Kemerdekaan, Koramil Lhoong Banda Aceh Ikut Sukseskan Baksos dan Peusijuek PPPK Kemenag
Brigjen Marzuki Ali Basyah akan Dilantik Besok Jadi Kapolda Aceh Yang Baru
Wali Nanggroe menekankan Generasi muda Aceh harus menjaga perdamaian

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:14 WIB

Bersatu dalam Semangat Juang, Kodim KBA Mantapkan Persiapan Hari Pahlawan 2025

Senin, 1 September 2025 - 17:49 WIB

Bendera Bintang Bulan Warnai Aksi Demo Aliansi Rakyat Aceh di DPRA

Senin, 1 September 2025 - 15:59 WIB

Ada Demo Berlangsung di Banda Aceh Hari ini

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

MPU Aceh ajak masyarakat santun sampaikan pendapat dan demo jangan anarkis

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:14 WIB

Pemkot Banda Aceh lunasi 100 persen utang RSUD Meuraxa

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:12 WIB

Semarak Kemerdekaan, Koramil Lhoong Banda Aceh Ikut Sukseskan Baksos dan Peusijuek PPPK Kemenag

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:50 WIB

Brigjen Marzuki Ali Basyah akan Dilantik Besok Jadi Kapolda Aceh Yang Baru

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:27 WIB

Wali Nanggroe menekankan Generasi muda Aceh harus menjaga perdamaian

Berita Terbaru

Tim MER-C yang menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah runtuh (Hidrometeorologi) dan yang terdampak olehnya ke Aceh, 4 Desember 2025.

Lhokseumawe

MER-C Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Aceh

Kamis, 4 Des 2025 - 13:52 WIB

Banjir merendam ruas jalan di Aceh Utara. (dok/Polres Aceh Utara)

Umum

Banjir Di Aceh, Tower Transmisi Roboh listrik Padam

Rabu, 26 Nov 2025 - 14:30 WIB

Terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) siang.(KOMPAS.com/Omarali Dharmakrisna Soedirman )

Nasional

Ledakan Terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading Barat Jakarta Utara

Jumat, 7 Nov 2025 - 15:01 WIB

Suasana khidmat kerumunan warga Palestina yang menerima tahanan yang dibebaskan dari penjara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan sebagai bagian dari kesepakatan perlawanan.

Internasional

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai

Selasa, 14 Okt 2025 - 14:56 WIB