Sekolah Dasar di Bireuen akan Terapkan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024

di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024

Bireuen, – Aceh Wetland Foundation bekerja sama dengan Universitas Almuslim Bireuen sedang menyelesaikan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk mendukung implementasi pembelajaran tentang lingkungan hidup, khususnya mengenai habitat lahan basah.

Direktur Eksekutif AWF, Yusmadi Yusuf, Kamis (6/6/2024) mengatakan, pihaknya sangat bergembira dapat menyukseskan silabus PLH ini untuk menguatkan peran dan kesadaran masyarakat terhadap fungsi Paya Nie sebagai kawasan lindung.

Disampaikan bahwa kegiatan uji publik modul PLH telah dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusmadi mengucapkan terima kasih atas dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, para kepala sekolah, dan para guru di Kabupaten Bireuen. “Kami siap memfasilitasi para guru dan siswa untuk belajar tentang habitat rawa Paya Nie,” ujarnya.

Dalam acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Muslim, beliau mengatakan bahwa modul ajar PLH ini sangat bermanfaat untuk mengenalkan lingkungan hidup, khususnya mengenai habitat lahan basah kepada para siswa di tingkat sekolah dasar.

“Kami sangat sepakat untuk memperkenalkan habitat rawa Paya Nie sebagai lokasi edukasi untuk pendidikan lingkungan hidup,” kata Muslim.

Baca Juga:  51 Calon Jemaah Haji Gayo Lues akan Dilepas 4 Juni 2024

Muslim menegaskan bahwa bentang alam rawa Paya Nie adalah kawasan dengan fungsi lindung yang tidak bisa dialihfungsikan untuk pertanian maupun perkebunan. “Rawa ini adalah kekayaan yang tak tertandingi, jauh lebih baik untuk mencegah banjir daripada danau, karena rawa jauh lebih banyak menyimpan air,” jelas ahli tata ruang ini.

Muslim mencontohkan perubahan fungsi Paya Kareung di Bireuen yang sudah berubah menjadi lahan pertanian. “Akan ada dampak lingkungan dari setiap perubahan fungsi,” katanya.

Terkait itu, Muslim mengimbau seluruh kepala sekolah dasar di Kabupaten Bireuen agar dapat mempraktikkan modul ajar ini untuk para siswa. “Saya juga meminta Kabid SD dan Kabid TK/PAUD agar membawa anak-anak mengenal rawa Paya Nie,” pintanya.

Ketua Tim Penyusun Silabus, Cut Azizah memaparkan, modul ajar ini disusun dengan tema “Sekolah Alam Paya Nie” yang sudah disetujui oleh Kadis Pendidikan Bireuen.

Cut Azizah juga mengatakan bahwa Rawa Paya Nie adalah habitat lahan basah yang sedang menghadapi ancaman serius dari perubahan fungsi. Awalnya rawa ini memiliki luas 300,14 hektare, namun saat ini hanya tersisa 262 hektare.

Melalui saluran edukasi, Cut Azizah meyakini masyarakat akan lebih peduli terhadap perlindungan rawa Paya Nie. “Program edukasi ini akan membantu menggalakkan aksi konservasi rawa Paya Nie,” ujar pakar manajemen lingkungan ini.

Dia menjelaskan bahwa habitat Paya Nie kaya akan keanekaragaman hayati dan spesies burung air. Selain itu, juga menjadi kawasan resapan air yang mampu menampung sekitar 600 juta meter kubik air.

Baca Juga:  Santri Mudi Samalanga Ikuti Program Harmony in Action di Nong Chok Thailand

Karena itu, habitat lahan basah ini sangat relevan sebagai lokasi edukasi lingkungan hidup bagi para siswa. “Kita ingin anak-anak di Bireuen memiliki pengetahuan tentang lahan basah. Jangan sampai kita hanya tahu tentang lahan basah di negara lain, padahal ada lahan basah penting di sekitar kita,” katanya.

Anggota Tim Penyusun Silabus, Misnar, M.A, mengatakan bahwa modul ajar yang disusun bisa langsung dipakai oleh sekolah. “Modul ini ready to use,” ujarnya.

Silabus ini menekankan kompetensi awal yang harus dimiliki peserta didik sebelum mempelajari modul ini, yaitu kemampuan menganalisis kekayaan alam berbasis kearifan lokal.

Sistem pembelajaran dilakukan berbasis siswa. Modul ini juga meliputi empat dimensi yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, mandiri, kolaborasi, dan bernalar kritis.

Misnar menambahkan bahwa target dari pembelajaran ini adalah agar siswa mampu merancang dan melaksanakan mini research komprehensif tentang rawa air tawar, yang mencakup analisis mendalam terhadap komposisi mineral tanah, dokumentasi lengkap tentang ekosistem di berbagai zona air tawar, serta perbandingan yang teliti antara karakteristik vegetasi di wilayah rawa dalam dan tepi sungai. (*)

Berita Terkait

Harga Daging Meugang Idul Adha 1445 H di Bireuen Capai Rp 170 – 180 Ribu Per Kg
Seluruh Camat di Wilayah Bireuen Sepakat Hentikan Kegiatan Bimtek
Pemkab Bireuen Keluarkan Surat Larangan Bimtek Aparatur Gampong ke Luar Daerah
Para Guru Satuan PAUD di Bireuen Ikuti Peningkatan Kompetensi
Para Pengemudi Angkutan Umum Ikuti Pengobatan Gratis yang Digelar Polres Bireuen
Balihonya Bertebaran di Mana-mana, Benarkah HRD Bakal calon Gubernur Aceh?
Polisi RW Simpang Mamplam Kunjungi Tempat Usaha Warga untuk Jalin Kemitraa
Polsek Samalanga Gelar Kegiatan Sosialisasi di Pesantren Dayah Puteri Muslimat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:39 WIB

Harga Daging Meugang Idul Adha 1445 H di Bireuen Capai Rp 170 – 180 Ribu Per Kg

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:48 WIB

Seluruh Camat di Wilayah Bireuen Sepakat Hentikan Kegiatan Bimtek

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:49 WIB

Pemkab Bireuen Keluarkan Surat Larangan Bimtek Aparatur Gampong ke Luar Daerah

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:58 WIB

Para Guru Satuan PAUD di Bireuen Ikuti Peningkatan Kompetensi

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:19 WIB

Para Pengemudi Angkutan Umum Ikuti Pengobatan Gratis yang Digelar Polres Bireuen

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:53 WIB

Balihonya Bertebaran di Mana-mana, Benarkah HRD Bakal calon Gubernur Aceh?

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:47 WIB

Polisi RW Simpang Mamplam Kunjungi Tempat Usaha Warga untuk Jalin Kemitraa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:23 WIB

Polsek Samalanga Gelar Kegiatan Sosialisasi di Pesantren Dayah Puteri Muslimat

Berita Terbaru

Ilustrasi -- Pemandangan di kota pelabuhan Haifa di Israel bagian utara (dok. Reuters)

Internasional

Hizbullah Rilis Rekaman Drone Kota Pelabuhan Israel

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:20 WIB

sebanyak 19 pemain judi online, para tersangka diamankan

Hukum

Polisi tangkap 19 pelaku main judi online di Banda Aceh

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:07 WIB

Tabrakan Maut Motor Vs Motor di Aceh Barat, Foto Humas Polres Aceh Barat

Kecelakaan

Tabrakan dua Motor di Aceh Barat, Tiga orang meninggal dunia

Selasa, 18 Jun 2024 - 16:56 WIB