Kejari Aceh Besar eksekusi cambuk tiga pelanggar syariat Islam

Jumat, 7 Juni 2024 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar mengeksekusi cambuk terhadap tiga terpidana pelanggaran syariat Islam berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh Brsar.

Pelaksanaan hukuman cambuk berlangsung di halaman Masjid Agung Al Munawwarah, Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Jumat. Eksekusi cambuk berlangsung di hadapan khalayak ramai usai shalat jumat.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Aceh Besar Rifai Affandi mengatakan hukuman cambuk ini merupakan pelaksanaan putusan mahkamah syariyah yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Ada tiga terpidana yang menjalani hukuman cambuk. Ketiga terbukti bersalah melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat,” kata Rifai Affandi menyebutkan.

Adapun ketiga terpidana, yakni M Afzal dihukum dalam perkara maisir atau perjudian. Terpidana M Afzal dihukum sebanyak 10 kali cambuk dipotong masa tahanan empat bulan atau empat kali cambuk.

Serta terpidana Nurlaila dihukum empat kali cambuk potong masa tahanan dua kali cambuk dan terpidana Muzakkir dihukum lima kali cambuk dengan potongan masa tahanan dua kali cambuk. Keduanya dipidana dalam perkara khalwat.

“Sebenarnya, ada lima terpidana yang dihukum cambuk hari ini. Namun, dua terpidana di antaranya sakit berdasarkan keterangan dokter, sehingga yang dieksekusi hanya tiga,” kata Rifai Affandi.

Baca Juga:  Mantan Camat Kota Juang Ancam Penjarakan Wartawan, terkait Berita bantuan rumah

Dua terpidana yang batal dieksekusi tersebut yakni Irwan Ak dan Aida Wahyuni. Kedua terpidana ini dalam perkara khalwat. Kedua menyatakan sakit berdasarkan surat keterangan dokter di Kabupaten Bener Meriah.

“Eksekusi cambuk terhadap dua pidana ini kami lakukan setelah kondisi mereka sehat. Kami juga mengingatkan mereka agar tidak mangkir untuk menjalani hukuman cambuk karena merupakan putusan mahkamah atau pengadilan,” kata Rifai Affandi.(*)

Berita Terkait

Sopir Mobil Penumpang yang Tewaskan 4 Orang di Aceh Timur Positif Narkoba!
Penyidik KPK periksa dua pejabat Kemensos terkait korupsi bansos
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Besi Jembatan di Gayo Lues
Polres Aceh Barat limpahkan 2 tersangka penganiaya balita hingga meninggal ke jaksa
Polres Bireuen Tangkap Dua Pemain Judi Online di Kuta Blang
Polisi tangkap 19 pelaku main judi online di Banda Aceh
Polisi Aceh Tamiang tangkap kakak beradik bawa 2 kg ganja
6 terdakwa penyelundupan 74 kilogram sabu di Aceh Timur divonis mati
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:06 WIB

Sopir Mobil Penumpang yang Tewaskan 4 Orang di Aceh Timur Positif Narkoba!

Senin, 24 Juni 2024 - 16:32 WIB

Penyidik KPK periksa dua pejabat Kemensos terkait korupsi bansos

Jumat, 21 Juni 2024 - 18:33 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Besi Jembatan di Gayo Lues

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:11 WIB

Polres Aceh Barat limpahkan 2 tersangka penganiaya balita hingga meninggal ke jaksa

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:42 WIB

Polres Bireuen Tangkap Dua Pemain Judi Online di Kuta Blang

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:07 WIB

Polisi tangkap 19 pelaku main judi online di Banda Aceh

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:54 WIB

Polisi Aceh Tamiang tangkap kakak beradik bawa 2 kg ganja

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:45 WIB

6 terdakwa penyelundupan 74 kilogram sabu di Aceh Timur divonis mati

Berita Terbaru

Della Sabrina Indah Putri dan Irfan Hakim

Seleb

Istri Irfan Hakim membolehkan suaminya untuk poligami

Selasa, 25 Jun 2024 - 13:25 WIB