Israel Gempur Jenin Tepi Barat, Militan Senior Palestina Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Militer Israel menyatakan telah menewaskan seorang militan senior Palestina dalam serangan udara terhadap sebuah “pusat operasi” di kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting ke Telegram, bahwa sejumlah militan berada di tempat tersebut.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (18/5/2024), militer Israel mengatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh sebuah jet tempur dan helikopter itu menewaskan Islam Khamayseh, seorang “anggota senior di Kamp Jenin” yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan di daerah tersebut.

Brigade Al-Quds, sayap bersenjata militan Jihad Islam Palestina, membenarkan dalam sebuah pernyataan bahwa Khamayseh Meninggal dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel pada Jumat (17/5) malam waktu setempat tersebut.

Disebutkan bahwa Khamayseh adalah pemimpin Batalyon Jenin, yang berafiliasi dengan Jihad Islam.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan satu orang tewas dan delapan orang luka-luka serta mendapat perawatan di rumah sakit akibat operasi Israel di Jenin pada Jumat malam waktu setempat.

Baca Juga:  Tentara Israel menyerang pusat pengungsi di Jabaliya

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak tahun 1967 dan pasukannya secara rutin melakukan serangan ke daerah-daerah seperti Jenin.

Tepi Barat mengalami peningkatan kekerasan baru-baru ini, terutama sejak perang Israel-Hamas meletus di Gaza pada 7 Oktober.

Menurut para pejabat Palestina, lebih dari 500 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober. Setidaknya 20 warga Israel telah terbunuh pada periode yang sama, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.(*)

Berita Terkait

Houthi menyerang kapal Yunani dengan drone di lepas pantai Yaman
Israel dan Hizbullah Memanas, Kuwait Mulai Evakuasi Warganya dari Lebanon
Serangan Hizbullah Dapat Membuat Israel Tidak Dapat Dihuni dalam 72 Jam
Jumlah korban meninggal warga Gaza capai 37.551 orang dan 85.911 lainnya terluka
70.000 Ribu Tentara Israel Cacat Akibat Perang Gaza, Ribuan Luka-luka
AS Cemas Perang Israel-Hizbullah Bakal Bikin Iron Dome Kewalahan
Para pejabat Amerika tidak tahu bagaimana menghentikan pertempuran di Gaza
Kapal kargo Tutor milik Yunani tenggelam akibat serangan Houthi di Laut Merah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 18:44 WIB

Houthi menyerang kapal Yunani dengan drone di lepas pantai Yaman

Senin, 24 Juni 2024 - 18:24 WIB

Israel dan Hizbullah Memanas, Kuwait Mulai Evakuasi Warganya dari Lebanon

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:15 WIB

Serangan Hizbullah Dapat Membuat Israel Tidak Dapat Dihuni dalam 72 Jam

Sabtu, 22 Juni 2024 - 20:13 WIB

Jumlah korban meninggal warga Gaza capai 37.551 orang dan 85.911 lainnya terluka

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:40 WIB

70.000 Ribu Tentara Israel Cacat Akibat Perang Gaza, Ribuan Luka-luka

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:28 WIB

AS Cemas Perang Israel-Hizbullah Bakal Bikin Iron Dome Kewalahan

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:17 WIB

Para pejabat Amerika tidak tahu bagaimana menghentikan pertempuran di Gaza

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:58 WIB

Kapal kargo Tutor milik Yunani tenggelam akibat serangan Houthi di Laut Merah

Berita Terbaru

Della Sabrina Indah Putri dan Irfan Hakim

Seleb

Istri Irfan Hakim membolehkan suaminya untuk poligami

Selasa, 25 Jun 2024 - 13:25 WIB

Kantin terbakar di Lhokseumawe

Lhokseumawe

2 Kantin dan Satu Doorsmeer di Kampus IAIN Lhokseumawe Terbakar

Senin, 24 Jun 2024 - 23:06 WIB