Turki Akan Dukung Lebanon Jika Israel Memperluas Perang

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kendaraan lapis baja IDF ke perbatasan selatan Lebanon

i

kendaraan lapis baja IDF ke perbatasan selatan Lebanon

Ankara,- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa negaranya berdiri dalam solidaritas dengan Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel. Ia menuduh kekuatan Barat seolah mendukung rencana Israel untuk menyerang Lebanon dan “memperluas perang” di kawasan

“Israel sekarang sedang mengarahkan pandangannya ke Lebanon, dan kami melihat bahwa kekuatan Barat di balik layar seolah menepuk punggung Israel dan bahkan mendukung mereka,” kata Erdogan kepada anggota parlemen dari partainya yang berkuasa, AKP.

Menurutnya, rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “untuk memperluas perang di kawasan hanya akan menyebabkan bencana besar,” sebut Erdogan, mengutip dari laman Shafaq News pada Rabu, 26 Juni 2024.

“Sungguh menyedihkan bahwa negara-negara yang berbicara tentang kebebasan, hak asasi manusia, dan keadilan menjadi tawanan orang sakit mental seperti Netanyahu,” sambungnya, merujuk pada AS.

Pernyataan Erdogan disampaikan di saat kekhawatiran meningkat atas eskalasi konflik antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah asal Lebanon. Ketegangan kedua pihak ini dikhawatirkan dapat berubah menjadi perang berskala besar.

Baca Juga:  Perwira Tinggi Rusia Kembali Ditangkap karena Dugaan Suap

Ketegangan lintas batas antara Israel dan Hizbullah telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Aksi saling serang telah menyebabkan evakuasi puluhan ribu orang dari daerah-daerah di kedua sisi perbatasan Israel-Lebanon.

Netanyahu mengatakan pasukan Israel sekarang sedang mengakhiri bagian paling intens dari perang di Jalur Gaza. Pekan lalu, Israel mengatakan rencananya untuk melakukan serangan di Lebanon telah “disetujui dan divalidasi.”(*)

Berita Terkait

Genosida Gaza Masih Terjadi, 5 Tokoh Muda Nahdliyin Ini Malah ke Israel
Balas Hizbullah, Israel lancarkan serangan udara ke Lebanon selatan
PM Hongaria Viktor Orban tiba di Kyiv, Ini kunjungan pertamanya sejak mulainya Invasi
Lagi Israel Gempur Gaza Selatan, Ribuan Orang Mengungsi
Roket Tianlong-3 Tiongkok jatuh saat uji peluncuran, terjadi ledakan dahsyat
Israel Membunuh Saudara Perempuan Ismail Haniyeh dan 23 Warga Gaza Lainnya
Houthi menyerang kapal Yunani dengan drone di lepas pantai Yaman
Israel dan Hizbullah Memanas, Kuwait Mulai Evakuasi Warganya dari Lebanon

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:28 WIB

Genosida Gaza Masih Terjadi, 5 Tokoh Muda Nahdliyin Ini Malah ke Israel

Jumat, 5 Juli 2024 - 19:41 WIB

Balas Hizbullah, Israel lancarkan serangan udara ke Lebanon selatan

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:10 WIB

PM Hongaria Viktor Orban tiba di Kyiv, Ini kunjungan pertamanya sejak mulainya Invasi

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:13 WIB

Lagi Israel Gempur Gaza Selatan, Ribuan Orang Mengungsi

Minggu, 30 Juni 2024 - 21:11 WIB

Roket Tianlong-3 Tiongkok jatuh saat uji peluncuran, terjadi ledakan dahsyat

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:41 WIB

Turki Akan Dukung Lebanon Jika Israel Memperluas Perang

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:31 WIB

Israel Membunuh Saudara Perempuan Ismail Haniyeh dan 23 Warga Gaza Lainnya

Senin, 24 Juni 2024 - 18:44 WIB

Houthi menyerang kapal Yunani dengan drone di lepas pantai Yaman

Berita Terbaru

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2024

Kesehatan

PMI Kota Banda Aceh Gelar Aksi Donor Darah Sukarela

Rabu, 17 Jul 2024 - 13:01 WIB