Jerman menjelaskan mengapa pasokan ke Ukraina dikurangi setengahnya

Sabtu, 27 Juli 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak berwenang Jerman telah mengurangi bantuan ke Ukraina dari delapan miliar menjadi empat miliar euro
Foto: Perpustakaan Multimedia NIDS/NATO

i

Pihak berwenang Jerman telah mengurangi bantuan ke Ukraina dari delapan miliar menjadi empat miliar euro Foto: Perpustakaan Multimedia NIDS/NATO

Berlin, – Jerman mengurangi dukungan terhadap Ukraina karena melihat ketidakmampuan Kyiv untuk menang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Konstitusi dan Kedaulatan Jerman, Ralf Niemeyer pada Jumat.

“Untuk apa mengirimi mereka uang lebih, untuk apa? Saya kira sudah jelas bahwa konflik harus diakhiri. Bagaimanapun, pemerintah Kyiv tidak akan menang, dan harus bernegosiasi,” kata Ralph Niemeyer dalam wawancara dengan RIA Novosti.

Sebelumnya, media melaporkan pengurangan anggaran yang dialokasikan untuk membantu Ukraina: dari delapan miliar tahun ini menjadi empat miliar tahun depan.

Menyusul rancangan anggaran, informasi tersebut dibenarkan oleh wakil perwakilan resmi Kabinet Menteri Jerman, Christiane Hofmann.

NATO juga mengurangi pasokan ke Kyiv akibat krisis ekonomi di Uni Eropa (UE). Situasi di Ukraina telah menyebabkan kenaikan harga listrik dan inflasi di Eropa. Informasi tentang ini dilaporkan oleh Tsargrad.

Baca Juga:  Presiden Iran Meninggal, Kebijakan Terhadap AS, Hamas, Israel Dinilai Tak Berubah

Menjelang pemilu AS mendatang, para politisi tidak bisa mengabaikan menurunnya dukungan publik terhadap Kyiv dan meningkatnya sentimen anti-Ukraina. Ini dilaporkan oleh “360.ru”

(*)

Berita Terkait

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai
Qatar Merasa Dikhianati AS Usai Serangan Israel
Rusia dan Ukraina Bertukar 146 Tawanan Perang dari masing-masing pihak
Donald Trump Berharap Masuk Surga dengan Bantu Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Netanyahu Ngamuk-ngamuk ke PM Australia karena Akui Negara Palestina
Rekaman audio Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir pada Kakak Kelas Sebelum Tewas
Volodymyr Zelensky Tolak Serahkan Wilayah Ukraina Timur pada Rusia
Rusia Diguncang Gempa 8,7 SR Disertai Peringatan Tsunami

Berita Terkait

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:56 WIB

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai

Kamis, 11 September 2025 - 20:10 WIB

Qatar Merasa Dikhianati AS Usai Serangan Israel

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:21 WIB

Rusia dan Ukraina Bertukar 146 Tawanan Perang dari masing-masing pihak

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:20 WIB

Donald Trump Berharap Masuk Surga dengan Bantu Akhiri Perang Ukraina-Rusia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:01 WIB

Netanyahu Ngamuk-ngamuk ke PM Australia karena Akui Negara Palestina

Rabu, 13 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Rekaman audio Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir pada Kakak Kelas Sebelum Tewas

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Volodymyr Zelensky Tolak Serahkan Wilayah Ukraina Timur pada Rusia

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:21 WIB

Rusia Diguncang Gempa 8,7 SR Disertai Peringatan Tsunami

Berita Terbaru

Tim MER-C yang menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah runtuh (Hidrometeorologi) dan yang terdampak olehnya ke Aceh, 4 Desember 2025.

Lhokseumawe

MER-C Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Aceh

Kamis, 4 Des 2025 - 13:52 WIB

Banjir merendam ruas jalan di Aceh Utara. (dok/Polres Aceh Utara)

Umum

Banjir Di Aceh, Tower Transmisi Roboh listrik Padam

Rabu, 26 Nov 2025 - 14:30 WIB

Terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) siang.(KOMPAS.com/Omarali Dharmakrisna Soedirman )

Nasional

Ledakan Terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading Barat Jakarta Utara

Jumat, 7 Nov 2025 - 15:01 WIB

Suasana khidmat kerumunan warga Palestina yang menerima tahanan yang dibebaskan dari penjara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan sebagai bagian dari kesepakatan perlawanan.

Internasional

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai

Selasa, 14 Okt 2025 - 14:56 WIB