Biden minta Netanyahu untuk “berhenti berbicara omong kosong.”

Minggu, 4 Agustus 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 25 Juli 2024. (AP Photo/Susan Walsh)

i

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 25 Juli 2024. (AP Photo/Susan Walsh)

Amerika, – Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk “berhenti membohongi saya” selama percakapan telepon mereka pada hari Kamis, sebuah laporan mengatakan pada Sabtu 3 agustus 2024 malam.

Menurut Channel 12, Presiden AS dan Perdana Menteri Israel melakukan percakapan telepon yang tidak menyenangkan pada hari Kamis. Netanyahu sekali lagi menceritakan kisah “kemajuan” dalam negosiasi dengan Hamas, namun Biden menyela dan memintanya untuk “berhenti berbicara omong kosong” dan tidak menganggap bantuan dari Amerika Serikat sebagai sesuatu yang “sepele”.

Baca Juga:  Hizbullah telah memasuki tahap baru operasi militer dengan Israel di semua lini

Biden sebelumnya telah menyuarakan pendapat bahwa Netanyahu tidak akan menempuh jalan damai dengan Hamas, dan hanya menunda negosiasi karena alasan politik dalam negeri.

Kantor perdana menteri Israel menolak mengomentari konflik dengan presiden Amerika, hanya menyatakan bahwa Netanyahu “berkomitmen untuk membebaskan semua sandera.”

Di akhir percakapan hari Kamis, Biden juga dikabarkan mengatakan: “Jangan anggap remeh presiden.”

(*)

Berita Terkait

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai
Qatar Merasa Dikhianati AS Usai Serangan Israel
Rusia dan Ukraina Bertukar 146 Tawanan Perang dari masing-masing pihak
Donald Trump Berharap Masuk Surga dengan Bantu Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Netanyahu Ngamuk-ngamuk ke PM Australia karena Akui Negara Palestina
Rekaman audio Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir pada Kakak Kelas Sebelum Tewas
Volodymyr Zelensky Tolak Serahkan Wilayah Ukraina Timur pada Rusia
Rusia Diguncang Gempa 8,7 SR Disertai Peringatan Tsunami

Berita Terkait

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:56 WIB

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai

Kamis, 11 September 2025 - 20:10 WIB

Qatar Merasa Dikhianati AS Usai Serangan Israel

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:21 WIB

Rusia dan Ukraina Bertukar 146 Tawanan Perang dari masing-masing pihak

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:20 WIB

Donald Trump Berharap Masuk Surga dengan Bantu Akhiri Perang Ukraina-Rusia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:01 WIB

Netanyahu Ngamuk-ngamuk ke PM Australia karena Akui Negara Palestina

Rabu, 13 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Rekaman audio Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir pada Kakak Kelas Sebelum Tewas

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Volodymyr Zelensky Tolak Serahkan Wilayah Ukraina Timur pada Rusia

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:21 WIB

Rusia Diguncang Gempa 8,7 SR Disertai Peringatan Tsunami

Berita Terbaru

Tim MER-C yang menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah runtuh (Hidrometeorologi) dan yang terdampak olehnya ke Aceh, 4 Desember 2025.

Lhokseumawe

MER-C Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Aceh

Kamis, 4 Des 2025 - 13:52 WIB

Banjir merendam ruas jalan di Aceh Utara. (dok/Polres Aceh Utara)

Umum

Banjir Di Aceh, Tower Transmisi Roboh listrik Padam

Rabu, 26 Nov 2025 - 14:30 WIB

Terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) siang.(KOMPAS.com/Omarali Dharmakrisna Soedirman )

Nasional

Ledakan Terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading Barat Jakarta Utara

Jumat, 7 Nov 2025 - 15:01 WIB

Suasana khidmat kerumunan warga Palestina yang menerima tahanan yang dibebaskan dari penjara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan sebagai bagian dari kesepakatan perlawanan.

Internasional

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan oleh Israel, Warga Bersorak-sorai

Selasa, 14 Okt 2025 - 14:56 WIB