Abi MUDI Raih Gelar Doktor di UINSU Medan

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abi Dr. H. Zahrul Mubarrak HB, M.Pd, berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Abi Dr. H. Zahrul Mubarrak HB, M.Pd, berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Medan, – Wadir I Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Abi Dr. H. Zahrul Mubarrak HB, M.Pd, berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Dalam sidang promosi doktor pada Senin (20/4/2024), ia mempertahankan disertasinya yang berjudul “Tarjih Maslahah atas Mafsadah dalam Istinbath Hukum Islam (Analisis Metode Imam Izzuddin bin Abdussalam)” dan resmi menjadi doktor ke-589 UINSU Medan dengan yudisium terpuji (cumlaude).

Abi MUDI, yang juga Mudir Ma’had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga, menyoroti bahwa konsep Maslahah menurut Izzuddin menolak terma yang secara mutlak mengedepankan tarjih mafsadah atas maslahah. Dalam menghadapi kontradiksi antara maslahah dan mafsadah, Izzuddin bin Abdussalam menawarkan empat metode penyelesaian: jam’u, tarjih, takhyir, dan tawaqquf.

Ia tidak setuju dengan kaidah yang mengutamakan menolak mafsadah secara mutlak ketika bertemu maslahah yang setara, tetapi lebih melihat sisi yang lebih dominan. Ka. Prodi HUKI Pascasarjana UINSU menyampaikan disertasi ini sudah melalui segala proses hingga sampai pada tahap sidang promosi, dalam perjalanannya telah diberikan berbagai masukan termasuk relevansinya terhadap masalah aktual.

Abi MUDI menegaskan bahwa rekonstruksi kulliyah khamsah sebagai maqashid al-syari’ah independen tidak dapat diterima. Hal ini dikarenakan penambahan yang diwacanakan sebagai maqashid al-syariah baru adakala esensinya merupakan gabungan dari kulliyah khamsah atau perantara (wasilah) dan penyempurna (mukammil) bagi kulliyah khamsah.

Namun, jika pemisahan tema tertentu dimaksudkan untuk dikaji secara spesifik tanpa memandangnya berada di luar kulliyah khamsah, ini dapat dibenarkan. Wakil direktur UINSU yang menjadi sekretaris saat sidang promosi mengatakan bahwa disertasi ini telah memberi pandangan tentang sejauh mana kuliah khamsah bisa direkonstruksi yang tidak menghilangkan nilai sakralitasnya.

Lebih lanjut, Abi MUDI menyampaikan bahwa maqashid al-syari’ah tidak dapat dipisahkan dari ushul fikih. Pemisahan pembahasan maqashid dalam kitab khusus atau bahkan dalam disiplin ilmu tersendiri yang dilakukan oleh sebagian ulama adalah dalam rangka untuk memberikan ruang pembahasan yang proporsional, bukan bermaksud menjadikannya sebagai bagian yang terpisah dari ushul fikih.

Baca Juga:  Gajah Jantan Mati di Aceh Tengah Diduga Tersengat Listrik

Menurutnya, maslahah dan mafsadah dalam istinbath hukum Islam adalah bagian tak terpisahkan dari dalil-dalil istinbath. Penggunaan metode istishlahi harus tetap dalam kerangka dhawabith maslahah untuk mencegah subjektivitas hukum.

Direktur pascasarjana UINSU, Prof. Syukur menyampaikan bahwa temuan ini perlu diapresiasi mengingat tarjih mashlahah selama ini sering diabaikan dalam perumusan fatwa hukum.

Dengan hasil disertasinya ini, Abi MUDI berharap dapat membuka wawasan baru dalam kajian hukum Islam, khususnya dalam memahami dan mengaplikasikan konsep maslahah dan mafsadah secara lebih proporsional.

Ia berharap penelitian ini juga dapat menjadi acuan dan referensi bagi penelitian lebih lanjut dalam pengkajian maslahah dan mafsadah sehingga penelitian dapat berjalan secara berkesinambungan.(*)

Berita Terkait

Ribuan warga Aceh shalat Idul Adha 1445 Hijriah di lapangan Blang Padang
Mahasiswa Geografi Umuslim Bireuen melakukan KKL di Sabang
Sebanyak 1.077 Calon Mahasiswa Umuslim Bireuen Lulus Seleksi Tahap I
Kloter Terakhir Jemaah Haji Aceh Terbang ke Tanah Suci Mekkah hari ini 10 Juni
Jemaah Haji Asal Aceh Tengah Meninggal Dunia di Makkah
Kembali Mubahasah Umum, Santri MUDI Kaji Ikhtilaf Matali’ Hukum Memegang Alquran
Ulama Yordania Syaikh Said Faudah Hadiri Diskusi Ilmiah di Ma’had Aly MUDI
Sebanyak 35 Peserta Ikut ToT Kader Dakwah HUDA Kota Banda Aceh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 17:18 WIB

Ribuan warga Aceh shalat Idul Adha 1445 Hijriah di lapangan Blang Padang

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:51 WIB

Mahasiswa Geografi Umuslim Bireuen melakukan KKL di Sabang

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:01 WIB

Sebanyak 1.077 Calon Mahasiswa Umuslim Bireuen Lulus Seleksi Tahap I

Senin, 10 Juni 2024 - 14:00 WIB

Kloter Terakhir Jemaah Haji Aceh Terbang ke Tanah Suci Mekkah hari ini 10 Juni

Senin, 10 Juni 2024 - 13:48 WIB

Jemaah Haji Asal Aceh Tengah Meninggal Dunia di Makkah

Minggu, 9 Juni 2024 - 19:16 WIB

Kembali Mubahasah Umum, Santri MUDI Kaji Ikhtilaf Matali’ Hukum Memegang Alquran

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:12 WIB

Ulama Yordania Syaikh Said Faudah Hadiri Diskusi Ilmiah di Ma’had Aly MUDI

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:24 WIB

Sebanyak 35 Peserta Ikut ToT Kader Dakwah HUDA Kota Banda Aceh

Berita Terbaru

Euro 2024: Georgia Lawan Republik Ceko Imbang 1-1/ Foto: X Euro2024

Olahraga

Euro 2024: Georgia Lawan Republik Ceko Imbang 1-1

Sabtu, 22 Jun 2024 - 21:58 WIB

Ilustrasi judi Online

Banda Aceh

Polda Aceh Akan Pecat Anggota jika Terlibat Judi Online

Sabtu, 22 Jun 2024 - 19:36 WIB