Langsa, – Terbukti Rudapaksa Ustazah di Dayah Dipimpinnya, Oknum Ustaz di Langsa Dieksekusi 150 Kali Cambuk
Jaksa Penuntut Umum atau JPU Kejari Langsa mengeksekusi uqubat cambuk terhadap sebelas pelanggar syariat Islam.
Salah satu yang dieksekusi cambuk di Tribun Lapangan Merdeka Langsa, Senin (12/8/2024) adalah pria berinisial MR (34).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pimpinan salah satu dayah di Langsa ini terbukti melakukan rudapaksa atau pemerkosaan terhadap ustazah atau tenaga pendidik di dayah dipimpinnya, sehingga divonis 150 kali cambuk.
Ya, ia sebelumnya divonis majelis hakim Mahkamah Syar’iyah atau MS Langsa 150 kali cambukan, setelah dipotong tahanan sembilan kali, jadi 141 kali.
Amatan Serambinews.com, MR nyaris tumbang, dan tampak mengeluarkan air mata menahan sakit di sesi-sesi terakhir menjalani uqubat cambuk tersebut.
Sempat kasasi
Oknum Ustaz MR sebenarnya menjalani 2 kasus yang telah vonis di MS Langsa, yaitu kasus asusila terhadap santrinya atau anak masih di bawah umur.
Dalam perkara Nomor 22 yang sidang putusan perkaranya berlangsung 7 Februari 2024, oknum Ustaz MR dihukum 170 bulan penjara atau 14 tahun 2 bulan kurungan.
Kemudian untuk kasus pemerkosaan terhadap tenaga pendidik dayah dipimpinnya, dengan perkara nomor 23 (untuk korban dewasa) majelis hakim memvonisnya 150 kali cambuk.
Tak terima atas putusan MS Langsa itu, terpidana MR sempat melakukan kasasi, tetapi Mahkamah Agung RI dalam putusannya menguatkan putusan MS Langsa.
Dihukum 50 Kali Cambuk, Terpidana Sodomi Bocah di Langsa Tumbang Usai Cambukan Terakhir
Sebelumnya Serambinews.com memberitakan terpidana kasus sodomi bocah (jarimah liwath) berinisial AH yang telah divonis bersalah oleh Mahkamah Syar’iyah atau MS Langsa, tumbang saat dieksekusi uqubat cambuk.
Eksekusi cambuk ini digelar di Tribun Lapangan Merdeka Kota Langsa, Senin (12/8/2024).
Terpidana kasus asusila terhadap anak bawah umur di Langsa ini langsung lemas usai cambukan algojo yang ke 50 kali atau terakhir.
Kemudian ia harus dibopong petugas WH dan medis serta langsung mendapatkan bantuan pernapasan oksigen di Tribun Lapangan Merdeka ini.(*)












