Sofyan Caleg DPRK Aceh Tamiang Dapat Rp380 Juta dari Jaringan Sabu Malaysia

Sabtu, 1 Juni 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sabu

Ilustrasi Sabu

Jakarta, – Bareskrim Polri menyebut Caleg terpilih DPRK Aceh Tamiang dari PKS, Sofyan menerima komisi sebesar Rp380 juta dari jaringan narkotika Malaysia.

Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Gembong Yudha menyebut uang tersebut diterima Sofyan sebagai dana operasional peredaran sabu ke wilayah Jakarta.

Gembong menjelaskan dana operasional tersebut diterima Sofyan dalam dua tahap. Pertama, Sofyan menerima uang sebesar Rp280 juta dalam paket 70 kilogram sabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminggu setelahnya, kata Gembong, Sofyan kembali menerima dana operasional sebesar Rp100 juta yang dikirimkan langsung ke rekening pribadinya.

Baca Juga:  Pj Bupati Bener Meriah Sidak Hari Pertama Kerja Paska Libur Idul Adha

“Informasi yang kita dapat gitu. Dia dapet pertama itu Rp 280 (juta), terus ditambah Rp 100 juta jadi total semua Rp 380 juta,” kata Gembong saat dihubungi, Jumat (31/5).

Dari hasil pemeriksaan, Gembong menyebut, sebagian uang tersebut dibagikan Sofyan kepada ketiga kurirnya sebagai imbalan untuk pengiriman sabu menuju Jakarta.

“Untuk operasional aja, bawa barang dari Aceh ke Jakarta,” katanya

Sofyan sebelumnya berhasil ditangkap terkait kasus peredaran 70 kilogram sabu oleh tim Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di kawasan Manyak Payed, Aceh Tamiang, pada Sabtu (25/5).

Baca Juga:  Polri dalami dugaan tindak pidana pencucian uang Caleg DPRK Aceh Tamiang

Sofyan ditangkap usai melarikan diri selama tiga minggu dan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam pelariannya, Mukti menyebut Sofyan sempat berpindah tempat dari kota Aceh Tamiang hingga Medan.

Dalam perkara ini, Mukti memastikan Sofyan telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Ia dijerat dengan Pasal 114 juncto Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dia diproses Undang-undang Narkotika Pasal 114 Juncto 132 UU Narkotika. Ancaman terberat hujuman mati dan minimal terendah 6 tahun penjara,” tuturnya.(*)

Berita Terkait

Sopir Mobil Penumpang yang Tewaskan 4 Orang di Aceh Timur Positif Narkoba!
Penyidik KPK periksa dua pejabat Kemensos terkait korupsi bansos
Satgas Ajak TNI-Polri Pantau Pelaku yang Top Up di Minimarket, terkait Judi Online
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Besi Jembatan di Gayo Lues
Polres Aceh Barat limpahkan 2 tersangka penganiaya balita hingga meninggal ke jaksa
Polres Bireuen Tangkap Dua Pemain Judi Online di Kuta Blang
Polisi tangkap 19 pelaku main judi online di Banda Aceh
Raffi Ahmad Diminta Ajak Investor Lain Mundur di Proyek Beach Club DIY
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 16:32 WIB

Penyidik KPK periksa dua pejabat Kemensos terkait korupsi bansos

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:47 WIB

Satgas Ajak TNI-Polri Pantau Pelaku yang Top Up di Minimarket, terkait Judi Online

Jumat, 21 Juni 2024 - 18:33 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Besi Jembatan di Gayo Lues

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:11 WIB

Polres Aceh Barat limpahkan 2 tersangka penganiaya balita hingga meninggal ke jaksa

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:42 WIB

Polres Bireuen Tangkap Dua Pemain Judi Online di Kuta Blang

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:07 WIB

Polisi tangkap 19 pelaku main judi online di Banda Aceh

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:02 WIB

Raffi Ahmad Diminta Ajak Investor Lain Mundur di Proyek Beach Club DIY

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:17 WIB

Transaksi Judi Online 3 Bulan Terakhir Capai Rp 100 T Lebih Besar dari Anggaran IKN

Berita Terbaru

Foto:X Hasil Euro 2024, Austria menang 3-2 lawan Belanda

Olahraga

Hasil Euro 2024, Austria menang 3-2 lawan Belanda

Rabu, 26 Jun 2024 - 01:18 WIB

Della Sabrina Indah Putri dan Irfan Hakim

Seleb

Istri Irfan Hakim membolehkan suaminya untuk poligami

Selasa, 25 Jun 2024 - 13:25 WIB